Installasi Windows 8 – Ubuntu di Sony Vaio Pro 13

Pada tulisan kali ini aku akan menuliskan tentang langkah untuk konfigurasi dual-boot pada Sony Vaio Pro 13 (Model SVP132A1CW). Pada kegiatan kali ini peralatan yang dibutuhkan adalah:
        1. Windows 8 bawaan pabrik, sudah ter-install
        2. Ubuntu 14.04 64-bit bisa di download di trusty-desktop-amd64.iso
        3. Linux Live USB untuk burn file iso ke dalam USB/DVD/CD

Sebelum proses installasi linux dimulai hendaknya kita backup terlebih dahulu Windows 8 yang terdapat pada laptop kita dengan cara how to back-up vaio care. Pada tahap ini juga kita hendaknya menon-aktifkan fungsi fast-booting pada windows 8 dengan melalui command-line (run cmd as administrator) yang mana perintahnya adalah sebagai berikut.

# non-aktifkan fungsi fast-booting
powercfg /h off

# verifikasi apakah fungsi hibernate sudah di-non-aktifkan
powercfg /a

Setelah proses backup dan disabled fast-booting selesai dilakukan berikutnya adalah langkah installasi linux. Pada tahap ini yang perlu diubah pada setting BIOS hanya pada bagian:
        External Device Boot: Enabled
        Boot Priority: External Device -> Internal Hard Disk Drive

Installasi dan Konfigurasi GRUB Linux
Saat proses booting dilakukan dari DVD/USB Ubuntu Live CD hendaknya kita pilih opsi Try Ubuntu before installing lalu kemudian lakukan proses intallasi linux. Setelah proses installasi linux selesai dilakukan berikutnya kita ikuti langkah yang disarankan oleh steffan karger dimana kita harus terlebih dahulu melakukan mounting untuk partisi EFI. Partisi EFI dapat dilihat dengan perintah sudo parted -l yang jenis file-systemnya adalah fat32. Urutan syntaxnya bisa dilihat pada perintah berikut.

# mounting partisi EFI ke dalam /mnt
sudo mount /dev/sda3 /mnt

cd /mnt/EFI
sudo cp ubuntu/* Microsoft/Boot/*

# copy file bootmgfw.efi => bootmgfw.efi.bak untuk backup
sudo cp Microsoft/Boot/bootmgfw.efi Microsoft/Boot/bootmgfw.efi.bak
sudo cp Microsoft/Boot/shimx64.efi Microsoft/Boot/bootmgfw.efi
cd ~
sudo umount /mnt

Setelah proses konfigurasi grub dilakukan maka anda dapat me-restart laptop anda dan menu GRUB akan muncul.

Kasus yang Terjadi
Pada kegiatan yang saya lakukan menu GRUB muncul hanya saja ketika dilakukan pemilihan OS yang akan dijalankan terjadi error untuk kedua pilihan (Ubuntu dan Windows 8). Tapi jangan khawatir berdasarkan hasil googling di forum-ubuntu akhirnya saya dapat menyelesaikannya. Untuk menyelesaikan masalah tersebut kita tentu harus masuk terlebih dahulu ke dalam ubuntu yang sudah kita install.

Tahap Penyelesaian Pertama
Pada saat ditampilkan GRUB-Menu (berwarna ungu) maka kursor kita arahkan ke pilihan linux ubuntu lalu tekan tombol e (untuk edit grub on-the-flay). Tambahkan pada bagian yang bertuliskan linux dengan perintah dibawah lalu tekan tombol F10.

libata.force=noncq

Tahap Penyelesaian Kedua
Setelah tahap pertama dilakukan maka anda akan masuk ke dalam ubuntu yang sudah kita install. Pada tahap ini kita akan mengubah file grub dengan perintah.

 
sudo gedit /etc/default/grub

# cari baris berikut: GRUB_CMDLINE_LINUX_DEFAULT="quiet splash" ubah menjadi seperti dibawah->save
GRUB_CMDLINE_LINUX_DEFAULT="quiet splash libata.force=noncq"

# update grub
update-grub

Tahap Penyelesaian Ketiga
Pada tahap ini kita akan melakukan konfigurasi agar Windows dapat dijalankan dari menu grub. Langkah untuk melakukan konfigurasinya dapat dilihat pada perintah dibawah.

 
sudo gedit /boot/grub/grub.cfg

# cari baris berikut: chainloader /efi/Microsoft/Boot/bootmgfw.efi ubah menjadi seperti dibawah->save
chainloader /efi/Microsoft/Boot/bootmgfw.efi.bak

# update grub
update-grub

Setelah perintah tersebut dilakukan silahkan restart laptop anda. Pada saat anda melakukan upgrade kernel maka grub pun akan ikut terupdate sehingga efeknya tidak bisa masuk ke dalam sistem Windows. Untuk mengatasi hal ini maka anda hanya perlu melakukan tahap penyelesaian ketiga dimana dari perintah-perintah yang ada kita hanya menghilangkan syntax untuk update-grub.

Pada kegiatan yang telah saya lakukan, tahap-tahap ini dapat menyelesaikan ‘penderitaan’ saya selama beberapa hari untuk melakukan konfigurasi dual-boot di vaio-ku. Cukup sekian tulisan ini saya akhiri, semoga dapat bermanfaat.




Leave a Reply

[+] kaskus emoticons nartzco